Video reveal produk
Reveal produk yang bersih di atas permukaan studio reflektif, kamera mengorbit subjek secara perlahan, cahaya lembut dari satu arah, tampilan iklan premium, gerakan terkendali.
Jelaskan subjek, aksi, latar, gerakan kamera, pencahayaan, gaya, dan tempo, lalu sesuaikan hasilnya dengan kontrol yang tersedia.
Media masukan
Lanjutkan kreasi
Contoh teks ke video
Mulai dari contoh yang sudah jadi, pelajari struktur prompt-nya, lalu gunakan kembali sebagai titik awal untuk adegan Anda sendiri.
Reveal produk yang bersih di atas permukaan studio reflektif, kamera mengorbit subjek secara perlahan, cahaya lembut dari satu arah, tampilan iklan premium, gerakan terkendali.
Pilih model
Setiap model menafsirkan gerakan, arah kamera, suasana, dan tempo dengan cara berbeda. Mulailah dari tujuan kreatif, lalu bandingkan kontrol yang tersedia.
Jelaskan subjek, lingkungan, aksi, gerakan kamera, pencahayaan, dan suasana tanpa mengunggah media. Teks ke video berguna untuk menjajaki konsep, membuat establishing shot, menyusun storyboard visual, dan mengembangkan ide yang tidak perlu mempertahankan gambar produk atau karakter tertentu.
Mulai tanpa gambar unggahan, lalu jelaskan seluruh adegan dengan kata-kata. Teks ke video cocok untuk lingkungan orisinal, establishing shot sinematik, konsep iklan, serta adegan yang komposisi, aksi, pencahayaan, karakter lensa, dan suasananya perlu dikembangkan dari prompt.
Gunakan Kling 3.0 untuk membuat video dari teks, menganimasikan frame pertama, atau mengarahkan transisi dengan frame pertama dan terakhir. Ini menjadi opsi Kling aktif paling lengkap saat proyek beralih dari eksplorasi prompt ke arahan berbasis gambar.
Buat dari prompt saat Anda ingin mengeksplorasi adegan, aksi, gerakan kamera, atau gaya visual baru dari awal.
Ubah ide menjadi klip yang dihasilkan AI dalam tiga langkah terarah. Anggap hasil pertama sebagai draf, lalu periksa subjek, gerakan, dan pembingkaian sebelum mengubah satu instruksi yang paling penting untuk versi berikutnya.
Tuliskan subjek, aksi, latar, dan arah kamera sebagai satu adegan yang padu, bukan menggabungkan peristiwa yang tidak berkaitan. Tentukan hal yang harus mudah dikenali dalam bingkai, perubahan yang terjadi sepanjang shot, dan posisi awal kamera. Dengan begitu, model menerima arahan visual yang jelas, bukan sekadar tema umum.
Cocokkan tujuan kreatif dengan model, lalu pilih durasi, resolusi, rasio aspek, dan kontrol lain yang tersedia. Tentukan format pengiriman sebelum membuat video: lanskap cocok untuk situs dan presentasi, sedangkan format vertikal cocok untuk penempatan yang mengutamakan seluler. Gunakan hanya kontrol yang ditampilkan untuk model pilihan Anda.
Tonton hasil lengkap, tentukan satu perubahan yang paling penting, lalu sempurnakan prompt atau pengaturan untuk versi berikutnya. Bandingkan komposisi pembuka, konsistensi subjek, gerakan, dan arah kamera dengan arahan awal Anda. Simpan prompt serta pengaturan yang berhasil, kemudian uji satu perubahan terarah agar dampaknya mudah dinilai.
Gunakan adegan tertulis sebagai titik awal untuk perencanaan kreatif, komunikasi, dan produksi video berdurasi pendek.
Ubah ide kampanye menjadi konsep gerak awal sebelum menentukan arah produksi secara penuh.
Jajaki komposisi, gerakan kamera, timing, dan suasana saat merencanakan rangkaian adegan atau presentasi ide.
Uji konsep video vertikal dan horizontal yang ringkas, dengan satu subjek, aksi, dan daya tarik visual.
Visualisasikan proses, lingkungan, atau konsep abstrak sebagai adegan singkat yang mendukung sebuah penjelasan.
AI teks ke video mengubah deskripsi adegan tertulis menjadi visual bergerak. Prompt menentukan subjek, aksi, latar, arah kamera, pencahayaan, gaya, dan tempo yang memandu shot yang dihasilkan.
Anda menjelaskan shot dengan bahasa alami, memilih pengaturan pembuatan yang tersedia, lalu membuat video. Model menafsirkan prompt sebagai instruksi visual, gerakan, dan kamera.
Sertakan satu subjek utama, satu aksi yang mudah dipahami, latar, gerakan kamera, pencahayaan, gaya visual, dan tempo. Satu shot yang terarah biasanya lebih mudah dikendalikan daripada beberapa peristiwa yang tidak berkaitan.
Gunakan bingkai vertikal untuk video pendek yang mengutamakan perangkat seluler, bingkai lanskap untuk situs web dan presentasi, atau bingkai persegi jika komposisinya perlu cocok di beberapa feed.
Pastikan subjek dan aksinya tidak ambigu, jelaskan satu gerakan kamera, hindari instruksi yang bertentangan, dan ubah satu variabel setiap kali meninjau versi berikutnya.
Gunakan teks ke video saat adegan perlu diciptakan dari ide tertulis. Gunakan gambar ke video saat komposisi, produk, orang, atau identitas visual yang sudah ada harus tetap menjadi titik awal.